PASER — Pencarian terhadap seorang anak berinisial RC (12) yang dilaporkan hilang di Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, berakhir duka. Korban ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kosong pada Rabu (31/12/2025) pagi.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu (28/12/2025). Sejak laporan diterima, personel Polsek Kuaro yang dipimpin Kapolsek Kuaro Iptu Achmad Gazali Saputra bersama unsur instansi terkait dan masyarakat Desa Padang Jaya melakukan pencarian intensif hingga Selasa (30/12/2025).
Dalam proses pencarian, petugas dan warga menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat keberadaan korban, mulai dari kawasan perbukitan, gunung, sungai, bendungan, hingga lapangan sepak bola di sekitar Desa Padang Jaya. “Namun hingga pencarian dihentikan sementara pada Selasa dini hari, korban belum ditemukan,” kata Achmad, Kamis (1/1/2026).
Jenazah korban ditemukan pada Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 07.30 WITA oleh seorang saksi berinisial IB yang hendak membersihkan area sekitar sebuah rumah kosong di Kecamatan Kuaro. Saksi mencium bau tidak sedap dan kemudian masuk ke dalam rumah untuk memastikan sumber bau tersebut. “Di dalam rumah, saksi menemukan sesosok jenazah tergeletak di depan lemari,” ungkap Achmad.
Temuan tersebut segera dilaporkan kepada pemilik rumah dan aparat kepolisian. Setelah dilakukan pengecekan, identitas jenazah dipastikan sesuai dengan laporan anak hilang yang sebelumnya diterima Polsek Kuaro.
Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sepasang sandal jepit, ikat pinggang, botol air mineral, dan seutas tali tambang. Berdasarkan hasil visum et repertum luar yang dilakukan oleh Puskesmas Kuaro, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Korban dinyatakan meninggal dunia akibat gantung diri sesuai temuan medis,” terang Achmad.
Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan keberatan dilakukan autopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi.
Hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara menunjukkan bahwa rumah tersebut merupakan bangunan kayu yang kosong dan tidak berpenghuni, dengan kondisi pintu belakang tidak terkunci. Kepolisian telah melakukan pengamanan dan olah TKP, visum jenazah, serta pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait.
