SAMARINDA – Pelantikan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin disambut harapan besar dari berbagai kalangan, termasuk dari Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi. Ia mendorong kepemimpinan baru ini untuk segera mengedepankan langkah konkret, bukan hanya melanjutkan narasi politik yang penuh janji.
Reza menyampaikan keprihatinannya atas lambannya pembangunan di Kukar selama ini, yang menurutnya tertinggal dibandingkan daerah lain di Kalimantan Timur. Ia menilai percepatan pembangunan infrastruktur mutlak dibutuhkan untuk mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Sudah saatnya masyarakat melihat bukti, bukan sekadar mendengar janji. Kukar butuh percepatan pembangunan nyata, terutama soal jalan, drainase, dan penanggulangan banjir,” ujar Reza pada 24 Juni 2025.
DPRD Kaltim Sambut Positif Cabutan Larangan Penggunaan Hotel oleh Instansi Pemerintah
Ia menggarisbawahi pentingnya infrastruktur sebagai tulang punggung pembangunan daerah. Bagi Reza, keberadaan jalan yang layak, sistem drainase yang baik, serta lingkungan bebas banjir sangat berpengaruh terhadap akses pendidikan, pertumbuhan ekonomi lokal, hingga layanan kesehatan yang optimal.
“Kalau anak-anak harus menerjang banjir dan jalan rusak ke sekolah, itu artinya pembangunan belum menyentuh kebutuhan paling dasar,” ungkapnya dengan nada prihatin.
Tak hanya mendorong inovasi baru, Reza juga menekankan agar program-program lama yang terbukti berdampak tetap dijalankan secara berkelanjutan. Ia memperingatkan agar jangan sampai program sebelumnya dibiarkan mangkrak karena pergantian kepemimpinan.
“Pembangunan itu bukan dimulai dari nol setiap periode. Yang perlu adalah komitmen untuk melanjutkan dan menyempurnakan yang sudah ada,” katanya.
Kaltim Raih Juara Umum 2 di Kejurnas Kurash, Sapto Fokus Perkuat Pembinaan Atlet Muda
Di akhir pernyataannya, Reza menyampaikan harapan agar pasangan Aulia–Rendi mampu menghadirkan pemerintahan yang responsif dan tanggap terhadap persoalan rakyat. Menurutnya, inilah momen untuk membuktikan bahwa kepemimpinan baru membawa arah baru yang lebih baik.
“Kukar saat ini butuh tindakan nyata. Ini waktu bagi pemimpin baru untuk menunjukkan keberpihakan mereka terhadap masyarakat,” tutup Reza.
