• Pariwara
  • Optimalisasi Aset Daerah, DPRD Kaltim Dorong Hotel Blue Sky Pandurata Jadi Sumber PAD Unggulan
Pariwara

Optimalisasi Aset Daerah, DPRD Kaltim Dorong Hotel Blue Sky Pandurata Jadi Sumber PAD Unggulan

Komisi II DPRD Kaltim mendorong potensi aset milik daerah dimaksimalkan. Pembaruan aset sebagai langkah awal.

Kehadiran DPRD Kaltim Saat Inspeksi Hotel Blue Sky Pandurata di Jakarta
Kehadiran DPRD Kaltim Saat Inspeksi Hotel Blue Sky Pandurata di Jakarta

SAMARINDA – Upaya memaksimalkan potensi aset milik daerah kembali menjadi perhatian serius Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim). Hal itu terlihat dalam kunjungan langsung rombongan dewan ke Hotel Blue Sky Pandurata, Jakarta Pusat, salah satu aset Pemprov Kaltim yang dikelola oleh Blue Sky Group dan telah menjalani proses revitalisasi menyeluruh di penghujung 2024.

Rombongan dipimpin oleh Ketua Komisi II, Sabaruddin Panrecalle, bersama Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, didampingi Wakil Ketua Komisi II Sapto Setyo Pramono serta sejumlah anggota dewan lainnya seperti Firnadi Ikhsan Yonavia, Guntur, Shemmy Permata Sari, dan Andi Muhammad Afif Rayhan Harun.

Dalam agenda peninjauan, mereka melihat langsung kondisi terbaru hotel, termasuk lobi, kamar, hingga fasilitas restoran Kutai Café yang kini tampil lebih segar dan berkelas. DPRD menilai pembaruan tersebut sebagai pijakan awal yang baik untuk menjadikan hotel ini sebagai aset ekonomi yang berdaya guna tinggi.

DPRD Kaltim Sambut Positif Cabutan Larangan Penggunaan Hotel oleh Instansi Pemerintah

Sabaruddin menyatakan bahwa renovasi yang telah dilakukan pihak manajemen perlu diimbangi dengan pengelolaan bisnis yang lebih progresif. “Fasilitasnya sudah mengalami peningkatan, tinggal bagaimana aset ini bisa menghasilkan pendapatan berkelanjutan bagi daerah,” ujarnya pada 25 Juni 2025.

Senada, Hasanuddin Mas’ud menekankan bahwa profesionalisme dalam pengelolaan menjadi kunci. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan pihak swasta bisa terus ditingkatkan agar keberadaan hotel tidak sekadar menjadi aset pasif.

Menariknya, dalam kunjungan tersebut DPRD Kaltim juga mewacanakan insentif khusus bagi masyarakat pemilik KTP Kaltim berupa potongan harga menginap. Usulan tersebut langsung direspons positif oleh manajemen hotel yang siap memberikan diskon hingga 10 persen.

Kaltim Raih Juara Umum 2 di Kejurnas Kurash, Sapto Fokus Perkuat Pembinaan Atlet Muda

“Kami terbuka terhadap berbagai masukan yang membangun. Pada dasarnya kami memiliki semangat yang sama: bagaimana hotel ini memberi manfaat besar, bukan hanya secara ekonomi, tetapi juga sebagai wajah representatif Kaltim di ibu kota negara,” ujar CEO Blue Sky Group, Linan Kurniahu.

Lebih jauh, DPRD Kaltim menegaskan bahwa langkah pengawasan ini bukan hanya bagian dari tugas penganggaran dan pengawasan, tapi juga bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa aset publik tidak terbengkalai dan benar-benar dikelola dengan baik.

“Kami tidak ingin kunjungan ini berhenti sebagai seremoni. Harapannya, ini menjadi pemantik bagi seluruh pihak agar pengelolaan aset daerah lebih transparan, profesional, dan tepat sasaran,” pungkas Sabaruddin.

Picture of DPRD Kaltim
DPRD Kaltim
Artikel kerja sama DPRD Kaltim dengan ProPublika.id.
Bagikan
Berikan Komentar