SAMARINDA – DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) resmi memulai pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030. Dokumen strategis lima tahunan ini akan menjadi pedoman arah pembangunan daerah, sejalan dengan program unggulan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, termasuk program andalan GratisPol.
Dalam rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota Pansus DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menegaskan bahwa pemerataan infrastruktur dasar, khususnya jalan desa, harus menjadi prioritas. “Kalau jalan saja rusak, program sebagus apa pun tidak akan sampai ke masyarakat desa,” tegasnya, Rabu (10/7).
Pada sektor pendidikan, Agusriansyah menilai kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus segera beradaptasi dengan kebutuhan industri modern. Ia mengusulkan jurusan baru yang relevan dengan tren global, mulai dari penggunaan drone dan otomatisasi di bidang pertanian hingga bidang kreatif seperti content creator dan digital marketing dengan sertifikasi resmi.
Sementara di bidang kesehatan, capaian Universal Health Coverage (UHC) di beberapa daerah menjadi perhatian. Kabupaten Kutai Timur, misalnya, mengalokasikan hingga Rp35 miliar per tahun untuk menjamin layanan BPJS gratis tanpa masa tunggu. Agusriansyah mendorong pemerintah provinsi memberi dukungan berupa insentif, peralatan medis, hingga pembangunan instalasi pengolahan limbah rumah sakit. “Insentif ini bukan sekadar penghargaan, tapi juga motivasi agar daerah lain segera menyusul capaian UHC,” ujarnya.
Ia juga menekankan perlunya sinkronisasi program GratisPol dengan program daerah lain agar tidak terjadi tumpang tindih. Salah satunya dengan program Kutim Tuntas di Kutai Timur, yang membiayai kebutuhan hidup mahasiswa. “Kalau GratisPol fokus di biaya pendidikan dan Kutim Tuntas di biaya hidup, maka keduanya harus saling melengkapi, bukan saling menumpuk,” jelasnya.
Pembahasan RPJMD ini dipastikan berlangsung intensif, dengan melibatkan berbagai sektor agar arah pembangunan lima tahun ke depan lebih responsif, berkelanjutan, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Baca juga :