• Pariwara
  • Agus Aras Minta Sinkronisasi RPJMD Agar Pembangunan Terarah
Pariwara

Agus Aras Minta Sinkronisasi RPJMD Agar Pembangunan Terarah

Agus Aras menekankan pentingnya sinkronisasi RPJMD provinsi dan kabupaten agar pembangunan terarah dan berdampak nyata pada masyarakat.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras. (Foto : Propublika.id)

SAMARINDA – Keselarasan antara Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kabupaten/kota dengan provinsi menjadi hal penting yang harus dijaga untuk memastikan pembangunan daerah berjalan terintegrasi tanpa tumpang tindih.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras, menanggapi dinamika awal masa jabatan kepala daerah di Kutai Timur.

“RPJMD adalah pedoman strategis, yang bukan hanya mengatur arah pembangunan selama lima tahun, tetapi juga menjadi penghubung antara kebijakan pusat, provinsi, dan kabupaten,” ujar Agus, Selasa (2/7/2025).

Agus menekankan bahwa sinergi antara dokumen perencanaan di setiap tingkat pemerintahan sangat dibutuhkan agar pembangunan daerah dapat berjalan selaras dan berdampak langsung pada masyarakat.

“Kita tidak ingin ada kebijakan yang berjalan sendiri-sendiri. RPJMD provinsi dan kabupaten harus saling terhubung agar pencapaian pembangunan lebih efektif,” ujarnya.

Agus juga menyatakan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan harus menjadi prioritas dalam perencanaan di Kutai Timur. Menurutnya, kebijakan pembangunan seharusnya bersumber dari kebutuhan riil masyarakat, bukan hanya agenda birokrasi.

“Jangan sampai di daerah terpencil, masyarakat masih kesulitan mengakses pendidikan atau layanan kesehatan, padahal itu adalah program prioritas yang harus kita selesaikan,” tambahnya.

Sebagai bagian dari pengawasan, Agus menegaskan bahwa DPRD Kaltim akan terus mengawal implementasi RPJMD di daerah agar berjalan sesuai dengan visi besar pembangunan provinsi. Ia menyebut kolaborasi lintas level pemerintahan sebagai kunci agar program-program strategis dapat terwujud nyata, bukan hanya sekadar menjadi tulisan di atas kertas.

“Kami ingin pembangunan itu nyata dan terasa oleh masyarakat. Bukan hanya di kota besar, tetapi juga di desa-desa. Oleh karena itu, dokumen perencanaan harus benar-benar sinkron sejak awal,” pungkasnya.

Dengan koordinasi yang baik dan perencanaan berbasis kebutuhan masyarakat, Agus berharap Kutai Timur dan daerah lainnya di Kaltim bisa mengejar ketertinggalan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Baca juga :

Picture of DPRD Kaltim
DPRD Kaltim
Artikel kerja sama DPRD Kaltim dengan ProPublika.id.
Bagikan
Berikan Komentar