BALIKPAPAN – Manajemen Persiba Balikpapan membantah kabar tunggakan gaji pemain selama dua bulan. Manajemen menegaskan keterlambatan pembayaran hanya terjadi satu bulan dan seluruh kewajiban telah diselesaikan.
Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul pemberitaan mengenai keterlambatan pembayaran gaji pemain yang mencuat ke publik pada Kamis (12/2/2026) kemarin. Saat itu, sejumlah pemain mengungkapkan keresahan atas hak finansial yang disebut menunggak selama dua bulan.
Manajemen memastikan keterlambatan terjadi akibat dinamika proses administrasi. Namun, tanggung jawab terhadap pemain dan ofisial tetap menjadi prioritas utama.
“Kami menegaskan bahwa keterlambatan yang terjadi adalah selama satu bulan, bukan dua bulan sebagaimana diberitakan. Per hari ini seluruh kewajiban pembayaran tersebut telah diselesaikan,” kata CEO Persiba, Riyandi Ramadhana Putra dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/2/2026).
Manajemen juga menyatakan menghormati kerja jurnalistik dan berharap media dapat memperbarui informasi sesuai kondisi terkini agar pemberitaan tetap akurat dan berimbang.
Sebelumnya, sejumlah pemain Beruang Madu mengonfirmasi adanya keterlambatan pembayaran gaji. Meski demikian, para pemain tetap menjaga profesionalisme di tengah kompetisi yang berlangsung.
“Kami tetap berjuang demi martabat tim, tapi tentu kami berharap ada kejelasan mengenai hak kami,” ujar salah satu sumber pemain pada Kamis lalu.
