JAYAPURA – Ambisi Deltras FC untuk mencuri poin di tanah Papua berakhir antiklimaks. Tim berjuluk The Lobster tersebut dipaksa menyerah dengan skor telak 3-0 saat bertandang ke markas Persipura Jayapura dalam lanjutan putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (28/3/2026).
Dominasi tuan rumah sudah terlihat sejak peluit pertama dibunyikan. Mutiara Hitam langsung menyengat melalui gol cepat Jeam Kelly Sroyer pada menit ke-3. Tekanan tanpa henti dari Persipura kembali membuahkan hasil lewat aksi Gunansar Papua Mandowen di menit ke-29, sebelum akhirnya Victor Nabay Mansaray mengunci kemenangan lewat golnya pada menit ke-48.
Caretaker pelatih Deltras FC, Nurul Huda, mengakui bahwa kekalahan memilukan ini merupakan konsekuensi logis dari kesalahan fatal yang dilakukan anak asuhnya di lapangan. Ia menilai Persipura sangat jeli dalam mengeksploitasi setiap celah yang muncul.
“Kami banyak melakukan kesalahan sendiri dan langsung dihukum oleh Persipura. Dalam sepak bola yang dinamis, siapa pun yang melakukan kesalahan sekecil apa pun pasti akan dimanfaatkan lawan. Selamat untuk kemenangan Persipura,” ujar Nurul Huda usai laga.
Runtuhnya Mental Akibat Gol Cepat
Penyerang Deltras FC, Martinus Novianto, mengungkapkan bahwa timnya sebenarnya telah melakukan persiapan matang, termasuk menganalisis pola permainan lawan. Namun, rencana taktikal tersebut berantakan seketika setelah gol pembuka terjadi di awal laga.
“Kesalahan yang kami buat harus dibayar mahal dengan gol cepat pada menit ketiga. Hal itu membuat kami sulit mengembalikan mental bertanding sehingga kian tertekan,” ungkap Martinus. Meski sempat mencoba melakukan sejumlah pergantian pemain, ia mengakui upaya untuk bangkit belum membuahkan hasil maksimal.
Kemenangan ini membawa dampak instan bagi posisi kedua tim di klasemen sementara. Persipura Jayapura sukses merangsek naik ke posisi runner-up, sekaligus memperbesar peluang mereka menuju kasta tertinggi. Sebaliknya, Deltras FC masih tertahan di peringkat keenam dengan koleksi 33 poin.
