BOGOR – Garudayaksa FC sukses mencatatkan kemenangan impresif dalam laga debut pelatih anyar mereka, Widodo C. Putro. Tampil perkasa di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (29/3/2026) sore, klub berjuluk Spirit of Garuda tersebut melibas FC Bekasi City dengan skor telak 4-0 pada pekan ke-22 Grup 1 Pegadaian Championship 2025/26.
Kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi tangan dingin Widodo yang baru saja didatangkan dari Deltras FC. Sejak peluit pertama dibunyikan, tuan rumah langsung memeragakan permainan agresif. Gol pembuka lahir pada menit ke-24 melalui kaki Everton Nascimento de Mendonca yang cerdik memanfaatkan celah di barisan pertahanan lawan. Skor 1-0 bertahan hingga jeda antarbabak.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Garudayaksa FC kian tak terbendung. Pertahanan FC Bekasi City mendadak runtuh dalam kurun waktu hanya lima menit. Andik Vermansah menggandakan keunggulan pada menit ke-66 lewat aksi individu memukau, disusul penyelesaian akurat Christian Frydek tiga menit berselang yang mengubah skor menjadi 3-0. Pesta gol tuan rumah akhirnya ditutup oleh aksi Dedi Tri Maulana pada menit ke-71.
Sentuhan Baru Widodo C. Putro
Statistik pertandingan menunjukkan perubahan signifikan di bawah arahan pelatih kelahiran Cilacap tersebut. Garudayaksa FC mencatatkan 51 persen penguasaan bola dengan total 6 tembakan tepat sasaran (shots on target). Agresivitas ini menjadi modal penting bagi tim dalam menjaga asa promosi ke kasta tertinggi musim depan.
Tambahan tiga poin krusial ini mengukuhkan posisi Garudayaksa FC di peringkat kedua klasemen sementara Grup 1. Dari 22 pertandingan, mereka kini mengoleksi 41 poin (11 menang, 8 imbang, 3 kalah). Torehan ini membuat mereka hanya terpaut selisih dua angka dari sang rival utama, Adhyaksa FC Banten, yang masih bertengger di puncak klasemen.
Menuju “Final” Perebutan Puncak
Kemenangan telak ini menjadi pemanas sebelum duel penentuan pada pekan ke-23. Garudayaksa FC dijadwalkan akan bentrok langsung dengan Adhyaksa FC Banten di Stadion Pakansari pada Jumat (3/4/2026) mendatang.
Pertandingan tersebut diprediksi akan berlangsung sengit layaknya partai final, mengingat hanya juara grup yang berhak mengantongi tiket promosi langsung ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.
