• Olahraga
  • Drama Tiga Penalti Warnai Kekalahan Persiba atas Kendal Tornado FC di Batakan
Olahraga

Drama Tiga Penalti Warnai Kekalahan Persiba atas Kendal Tornado FC di Batakan

Persiba harus mengakui keunggulan Kendal Tornado FC dengan skor 1-3 pada pertandingan di Stadion Batakan, Minggu (28/12/2025) malam.

Gol Takumu Nishihara belum mampu menyelamatkan Persiba Balikpapan dari kekalahan kala menjamu Kendal Tornado FC, Minggu (28/12/2025) malam. (Foto : Facebook Persiba Balikpapan)

BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan harus mengakui keunggulan Kendal Tornado FC dengan skor 1-3 pada pertandingan pekan ke-13 Pegadaian Championship di Stadion Batakan, Minggu (28/12/2025) malam. Kekalahan atas Kendal Tornado FC ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Beruang Madu pada enam pertandingan terakhir.

Hasil negatif ini juga membuat Persiba tertahan di posisi 7 klasemen Grup 2 Pegadaian Championship dengan 11 poin. Sementara bagi Kendal Tornado FC, tambahan tiga poin ini membuat mereka melesat ke peringkat 4 klasemen dengan koleksi 23 poin.

Jalannya Pertandingan

Persiba sejatinya memulai pertandingan dengan baik pada babak pertama. Namun Kendal Tornado FC mampu unggul lebih dulu lewat sepakan penalti Patrick Cruz pada menit 45+3.

Penalti tersebut sempat diprotes keras pemain dan ofisial Persiba. Bahkan, laga sempat terhenti cukup lama sebelum Patrick Cruz mengambil penalti. Skor 0-1 untuk Kendal Tornado FC.

Pada menit 40+14, Kendal kembali mendapat hadiah penalti setelah KH Yudo dilanggar penjaga gawang Persiba di kotak penalti. Patrick Cruz yang bertindak sebagai algojo tak melewatkan peluang emas ini dan kembali mencatatkan namanya di papan skor. Skor 0-2 untuk Kendal bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persiba langsung tampil menekan untuk mengejar defisit dua gol. Hasilnya pada menit 49 Takumu Nishihara sukses memperkecil ketinggalan Persiba lewat sepakan penalti.  Penalti diberikan wasit Agus Fauzan setelah Takumu dilanggar di kotak penalti.

Di tengah upaya menyamakan skor, Persiba justru kembali kecolongan. Patrick Cruz kembali jadi mimpi buruk bagi publik Stadion Batakan. Sepakan keras dari luar penalti striker andalan Kendal ini sukses menjebol gawang Persiba yang dikawal Pancar. Skor 1-3 untuk kemenangan tamu bertahan sampai pertandingan berakhir.

Nasuha Tetap Apresiasi Kerja Keras Pemain

Pelatih Persiba Balikpapan, Muhammad Nasuha, menilai pertandingan berjalan cukup baik, terutama pada babak pertama, sebelum terjadinya penalti yang berujung pada gol pertama Kendal Tornado FC.

Menurut Nasuha, keputusan penalti tersebut masih menyisakan tanda tanya. Ia mempertanyakan apakah insiden tersebut benar-benar handsball atau tidak. Karena itu, ia berharap ke depan tim Video Assistant Referee (VAR) dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan, mengingat momen tersebut sangat berpengaruh terhadap jalannya pertandingan.

“Babak pertama sebenarnya bagus sebelum penalti Kendal. Saya pikir itu masih diragukan, apakah handsball atau tidak. Ini berkaitan dengan gol pertama mereka,” ujar Nasuha.

Meski hasil tidak berpihak kepada timnya, Nasuha tetap mengapresiasi kerja keras para pemain Persiba. Ia menyebut skuad Beruang Madu tetap menunjukkan fokus dan komitmen tinggi meski bertanding dalam kondisi yang tidak ideal.

“Saya tetap apresiasi pemain yang sudah bekerja keras. Kendal juga bermain cukup bagus. Saya cukup puas karena pemain tetap fokus dan berkomitmen. Itulah sepak bola, selalu ada kesalahan kecil yang bisa menghukum kita,” katanya.

Terkait rencana penambahan pemain, Nasuha mengakui kebutuhan tersebut. Namun, keputusan akhir akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi tim. Untuk sisa kompetisi, Persiba akan berupaya memaksimalkan pemain yang ada.

Pelatih Kendal Puji Kinerja Pemain

Sementara itu, Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemainnya atas kerja keras yang berbuah kemenangan. Ia menilai laga melawan Persiba bukan pertandingan yang mudah.

“Terima kasih kepada seluruh pemain yang sudah bekerja keras. Ini laga yang sulit. Persiba punya fighting spirit yang luar biasa,” ujar Stefan.

Ia juga memuji peran striker andalannya, Patrick Cruz, yang dinilai mampu memaksimalkan peluang menjadi gol dan menjadi pembeda dalam pertandingan.

Patrick Cruz sendiri mengaku senang dengan hasil yang diraih timnya. Meski berhasil mencetak tiga gol, ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah kemenangan dan raihan tiga poin.

“Saya sangat senang bisa mencetak tiga gol, tapi yang terpenting kami mendapatkan tiga poin. Ini pertandingan yang berat, kami memulainya dengan susah payah, tapi akhirnya bisa meraih kemenangan. Saya rasa ini pertandingan yang bagus,” ujar Patrick.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar