LAMONGAN – Persela Lamongan resmi menunjuk Bima Sakti sebagai pelatih kepala untuk melanjutkan sisa kompetisi Pegadaian Championship. Penunjukan ini mengakhiri kekosongan kursi pelatih setelah Aji Santoso mengundurkan diri beberapa bulan lalu.
Legenda Timnas Indonesia tersebut telah mulai memimpin latihan tim di Stadion Surajaya, Lamongan. Bima Sakti mengaku tidak ragu menerima tawaran dari manajemen Persela. “Saya tidak berpikir dua kali saat Persela memberi tawaran untuk jadi pelatih,” ujar Bima Sakti dikutip dari laman resmi ileague.id.
Menurutnya, Persela merupakan klub yang memiliki tempat tersendiri sejak dirinya masih aktif sebagai pemain. Ia menilai Laskar Joko Tingkir selalu memiliki materi pemain yang berkualitas, sehingga memilih Persela meski mendapat tawaran dari klub lain. “Persela adalah tim idola saya dulu. Klub ini selalu punya pemain-pemain bagus, jadi meskipun ada tawaran dari tim lain, saya tetap berkomitmen di sini,” tegasnya.
Pelatih berusia 48 tahun itu juga mengaku nyaman meski baru tiba di Lamongan. Sambutan hangat dari suporter membuatnya optimistis mampu membawa Persela meraih hasil positif. “Saya mendapat sambutan luar biasa dari suporter. Ini membuat saya optimistis bisa memberikan hasil yang baik untuk Persela,” katanya.
Selain memimpin latihan, Bima Sakti juga menyempatkan diri berziarah ke makam legenda Persela, almarhum Choirul Huda. “Saya menyempatkan diri ke makam almarhum Choirul Huda untuk mendoakan beliau. Semoga amal ibadahnya diterima Allah,” ungkapnya.
Bima Sakti pun meminta dukungan media dan suporter agar Persela bisa bangkit di putaran kedua. Ia menegaskan terbuka terhadap kritik dan siap bertanggung jawab atas kinerja tim. “Saya tidak anti kritik. Silakan mengkritik, terutama saya sebagai pelatih. Itu menjadi tanggung jawab saya,” tegasnya.
