• Cerita
  • 25+ Pantun Ucapan Isra Mi’raj 2026 yang Menyentuh Hati
Cerita

25+ Pantun Ucapan Isra Mi’raj 2026 yang Menyentuh Hati

Isra Mi'raj 1447 H tahun 2026 adalah momen tingkatkan iman dan saling mengingatkan. Pantun penuh makna bisa jadi pilihan berbagi ucapan.

Rayakan peringatan Isra Mi'raj 1447 H tahun 2026 dengan meningkatkan iman dan saling mengingatkan. Pantun kreatif dan penuh makna bisa jadi pilihan berbagi ungkapan.
Rayakan peringatan Isra Mi'raj 1447 H tahun 2026 dengan meningkatkan iman dan saling mengingatkan. Pantun kreatif dan penuh makna bisa jadi pilihan berbagi ungkapan. (Foto: Dikolase dari Canva)

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia serta Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri (Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PANRB), peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026.

Selain meningkatkan ketaqwaan dan ibadah di momen ini, umat muslim juga kerap berbagi ucapan di grup WhatsApp atau caption Instagram.

Berikut adalah kumpulan pantun bertema Isra Mi’raj 2026 yang bisa Anda gunakan untuk berbagai kegiatan, ucapan, atau pembuka pidato.

Kumpulan Pantun Ucapan Isra Mi’raj 2026

Ini adalah koleksi pantun Isra Mi’raj 2026 yang variatif, mulai dari tema jenaka hingga yang sangat menyentuh hati. Anda bisa menggunakannya untuk berbagai kebutuhan media sosial atau sambutan acara.

1. Pergi ke hutan mencari jati
Jati dipotong memakai gergaji.
Isra Mi’raj pembersih hati
Teguhkan iman seteguh janji.

2. Membeli cermin di toko kaca
Kaca ditaruh di atas meja.
Shalat lima waktu janganlah alpa,
Bekal kita menghadap Yang Maha Esa.

3. Bunga mawar tumbuh di taman,
Harum semerbak di pagi hari.
Perjalanan Nabi penuh keajaiban,
Membawa cahaya bagi diri sendiri.

4. Pagi hari minum kopi,
Kopi diseduh dengan air mendidih.
Selamat Isra Mi’raj untuk para kiai,
Semoga hidup jauh dari rasa sedih.

5. Jalan-jalan ke kota Blitar,
Jangan lupa membeli sukun.
Meski kita jaraknya terpencar,
Semoga ibadah tetaplah rukun.

6. Ke pasar membeli buah duku,
Duku manis di dalam keranjang.
Salam hangat untuk saudaraku,
Semoga umur kita berkah dan panjang.

7. Kayu bakar dibelah-belah,
Untuk memasak nasi kebuli.
Selamat menikmati berkah,
Isra Mi’raj bersihkan hati.

8. Makan siang dengan ikan patin,
Ditambah sambal di atas piring.
Isra Mi’raj bersihkan batin,
Mari ibadah beriring-iring.

9. Langit biru luas terbentang,
Awan putih berarak pelan.
Cahaya Isra Mi’raj telah datang,
Menjadi kompas di kegelapan.

10. Menjemur kain di atas pagar,
Kain kering lipat di peti.
Jangan biarkan iman memudar,
Isra Mi’raj suburkanlah hati.

Pantun Isra Mi’raj Menyentuh Hati

11. Anak raja memakai mahkota,
Duduk santun di atas tahta.
Bukan sekadar kata dan cerita,
Isra Mi’raj adalah bukti cinta nyata.

12. Menanam padi di musim hujan,
Padi menguning siap dipanen.
Shalat adalah jembatan ke haribaan,
Janganlah kita jadi yang absen.

13. Burung nuri burung tekukur,
Terbang rendah di atas dahan.
Mari kita banyak bersyukur,
Nikmat Allah tak berkesudahan.

14. Kalau ada sumur di ladang,
Boleh kita menumpang mandi.
Kalau iman kita sedang bergoyang,
Mi’raj Nabi mari kita ingat lagi.

15. Ke pasar lama membeli ragi,
Ragi disimpan di dalam peti.
Dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa pergi,
Perjalanan suci menyentuh hati.

16. Pulau Sumatera pulau Kalimantan,
Pulau Bali pulau Sumba.
Shalat lima waktu ayo tegakkan,
Tiang agama nan paling utama.

17. Buah naga merah warnanya,
Manis rasanya saat dimakan.
Isra Mi’raj telah tiba waktunya,
Mari sambut dengan penuh keimanan.

Ucapan pantun penuh hikmah

18. Bunga melati harum baunya,
Ditanam rapi di halaman.
Isra Mi’raj penuh hikmahnya,
Menjadi pedoman sepanjang zaman.

19. Pergi ke pasar membeli kemeja,
Kemeja satin indah dipandang mata.
Isra Mi’raj momen berharga,
Ingatkan kita shalat sepanjang masa.

20. Makan soto di Kota Kediri,
Rasanya enak sedap sekali.
Isra Mi’raj menyapa diri,
Semoga iman semakin murni.

21. Burung merpati hinggap di dahan,
Terbang tinggi ke awan biru.
Isra Mi’raj sebuah keajaiban,
Membawa perintah shalat yang fardu.

22. Bunga melati putih berseri,
Tumbuh mekar di tepi taman.
Maknai Isra Mi’raj di dalam hati,
Sebagai kompas jalan keimanan.

23. Jalan-jalan ke pinggir pantai,
Melihat ombak kejar-kejaran.
Sambut Isra Mi’raj dengan damai,
Perbanyak doa dan keberkahan.

24. Menulis surat di atas kertas,
Kertas dilipat masuk saku.
Hikmah Isra Mi’raj begitu luas,
Tingkatkan takwa di setiap waktu.

25. Pergi ke dapur memasak ragi,
Ragi diaduk di dalam nampan.
Selamat Isra Mi’raj datang lagi,
Semoga berkah sepanjang zaman.

26. Anak kecil bermain gasing,
Gasing berputar di tanah rata.
Isra Mi’raj buat hati bening,
Mengingat kuasa Allah semata.

27. Membeli duku di Kota Malang,
Duku dimakan manis rasanya mantul.
Gema Isra Mi’raj kini berkumandang,
Mari bersholawat untuk Baginda Rasul.

28. Menjemur kain di tengah lapang,
Kain kering disimpan rapi.
Isra Mi’raj telah datang,
Bersihkan batin luruskan hati.

Sejarah Singkat Peristiwa Isra Mi’raj

Isra Mi’raj adalah dua perjalanan luar biasa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dalam satu malam. Peristiwa ini terjadi pada periode akhir kenabian di Mekkah, sekitar tahun 621 M, saat Nabi sedang dalam masa berduka (Amul Huzni) setelah wafatnya istri tercinta, Siti Khadijah, dan pamannya, Abu Thalib.

Isra: Perjalanan Nabi dari Masjidil Haram (Mekkah) ke Masjidil Aqsa (Palestina) menggunakan Buraq. Mi’raj: Kenaikan Nabi dari Masjidil Aqsa menembus tujuh lapis langit hingga ke Sidratul Muntaha.

Di puncak perjalanan inilah, Nabi Muhammad SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk melaksanakan shalat lima waktu sehari semalam, yang menjadi rukun Islam kedua.

Apa yang Harus Dilakukan Saat Isra Mi’raj?

Memperingati Isra Mi’raj sebaiknya diisi dengan kegiatan yang meningkatkan keimanan. Berikut beberapa amalan yang dianjurkan:

  • Memperbaiki Shalat: Karena inti Isra Mi’raj adalah perintah shalat, ini waktu terbaik untuk mengevaluasi kekhusyukan dan ketepatan waktu shalat kita.
  • Puasa Sunah Rajab: Melaksanakan puasa pada bulan Rajab memiliki keutamaan besar untuk mendekatkan diri kepada Sang Khalik.
  • Memperbanyak Dzikir & Istighfar: Mengingat bulan Rajab adalah bulan pengampunan, sangat baik untuk membaca Sayyidul Istighfar.
  • Membaca Sholawat: Sebagai bentuk cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.
  • Menghadiri Majelis Taklim: Mendengarkan ceramah tentang hikmah Isra Mi’raj untuk memperdalam ilmu agama.

.

Baca juga:

Picture of FX Jarwo
FX Jarwo
Jurnalis dan penulis konten ProPublika.id. Menggemari isu lingkungan, masyarakat adat, dan hak asasi manusia. Ia pun menulis hal-hal ringan mengenai perjalanan, tips, dan pengetahuan umum dari berbagai sumber.
Bagikan
Berikan Komentar