• Berita
  • Tol IKN Seksi 3B-2 Targetkan Tuntas Akhir 2026, Progres Fisik Surplus 0,7 Persen
Berita

Tol IKN Seksi 3B-2 Targetkan Tuntas Akhir 2026, Progres Fisik Surplus 0,7 Persen

Progres fisik Tol IKN Seksi 3B-2 tembus 87,05%. Proyek senilai Rp2,66 triliun ini targetkan tuntas sepenuhnya pada Desember 2026.

Tol IKN Seksi 3B-2 difoto lewat udara. Hingga awal April progres pembangunan jalan bebas hambatan ini sudah mencapai 87 persen. (Foto : BBPJN Kaltim)

BALIKPAPAN – Pembangunan jalan tol menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3B-2 mencatatkan progres positif dengan realisasi fisik melampaui target perencanaan. Hingga 2 April 2026, pengerjaan proyek senilai Rp2,66 triliun tersebut telah mencapai 87,050 persen.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) IKN 2.3, Ade Giskar Al Faruq, menyatakan terdapat deviasi positif sebesar +0,707 persen dari rencana awal yang dipatok pada angka 86,343 persen. Saat ini, fokus utama pekerjaan diarahkan pada penyelesaian struktur Interchange (simpang susun) Kariangau.

“Area simpang susun ini menjadi titik yang paling banyak menyerap alokasi anggaran. Pekerjaan yang sedang digeber meliputi pemasangan PCI Girder dan RC Plate, serta pengecoran top slab jembatan,” ujar Ade Giskar saat dikonfirmasi mengenai perkembangan terkini proyek tersebut.

Selain infrastruktur utama, pengerjaan pengerasan jalan di area at grade serta tahap akhir (finishing) pada jembatan satwa terus berjalan intensif. Jembatan satwa di Seksi 3B-2 ini dirancang khusus menggunakan metode Arch Slab untuk menyerupai habitat alami fauna lokal seperti Bekantan.

Ade menjelaskan bahwa desain tersebut merupakan hasil kajian mendalam bersama BKSDA Kaltim, Dinas Kehutanan, dan akademisi guna memastikan keberlanjutan ekosistem. Untuk meminimalkan gangguan terhadap fauna, pihak proyek menggunakan teknik borepile guna menekan kebisingan serta membatasi jam operasional alat berat hanya pada pagi hingga sore hari.

Meski progres fisik melaju cepat, proyek ini masih menghadapi tantangan non-teknis berupa 5,8 persen lahan yang belum terbebaskan dan masih memerlukan mediasi. Selain itu, situasi geopolitik global di Timur Tengah turut diwaspadai karena berpotensi memicu lonjakan harga BBM dan material konstruksi seperti besi.

Berdasarkan kontrak kerja, pembangunan Tol IKN Seksi 3B-2 diproyeksikan tuntas sepenuhnya pada 31 Desember 2026. Pemerintah optimistis jalur ini akan menjadi urat nadi utama penghubung Balikpapan menuju pusat pemerintahan di IKN.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar