• Berita
  • Tenggelam di Pantai Kemala, Khairul Anam Ditemukan Tak Bernyawa
Berita

Tenggelam di Pantai Kemala, Khairul Anam Ditemukan Tak Bernyawa

Khairul Anam (16) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di perairan Tanjung Manggar pada Kamis (13/11/2025) pagi.

Evakusai jenazah Khairul Anam dari KRI Selar di Pelabuhan Semayang, Kota Balikpapan, Kamis (13/11/2025) pagi. (Foto : Propublika.id)

BALIKPAPAN – Empat hari setelah dinyatakan hilang di Pantai Kemala, pencarian terhadap Khairul Anam akhirnya berakhir dengan kabar duka. Remaja 16 tahun asal Balikpapan itu ditemukan tak bernyawa di perairan Tanjung Manggar pada Kamis (13/11/2025) pagi. Temuan tersebut berasal dari KRI Selar yang tengah berpatroli di Selat Makassar.

Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada II, Laksamana Pertama TNI Hreesang Wisanggeni, menjelaskan bahwa posisi penemuan berada sekitar 5 nautical mile dari titik awal Khairul dilaporkan tenggelam. Temuan itu berawal saat KRI Selar menerima informasi adanya objek mencurigakan yang mengapung di laut.

“Sekitar pukul 08.45 pagi kami tengah berpatroli. Setelah menerima laporan, kami segera menuju lokasi dan memastikan objek tersebut. Ternyata itu adalah jenazah,” ujar Hreesang saat memberikan keterangan di Pelabuhan Semayang, Balikpapan.

Pada awalnya, identitas korban belum dapat dipastikan karena tidak ditemukan dokumen atau tanda pengenal. Namun setelah berkoordinasi dengan pihak terkait, pihak TNI AL mendapat informasi bahwa ada seorang remaja yang dilaporkan hilang saat berenang di Pantai Kemala empat hari sebelumnya.

Saat dievakuasi, kondisi jenazah sudah dalam keadaan membengkak. Pakaian yang dikenakan—kaus hitam dan celana hitam—juga telah rusak akibat terlalu lama terendam air laut.

Koordinator regu pencarian Kantor SAR Balikpapan, Ramadhani, mengatakan proses evakuasi yang dilakukan KRI Selar membutuhkan waktu sekitar tiga jam hingga akhirnya jenazah dibawa ke darat. “Dari ciri-ciri fisiknya, besar kemungkinan jenazah tersebut adalah Khairul Anam,” kata Ramadhani.

Ia menambahkan bahwa operasi pencarian sempat mengalami kendala cuaca. Badai dan gelombang tinggi beberapa hari terakhir membuat upaya pencarian tidak bisa dilakukan secara optimal. Karena itu, area pencarian akhirnya diperluas hingga radius 5 nautical mile—lokasi yang pada akhirnya menjadi titik penemuan.

Untuk memastikan identitas secara resmi, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan dan akan menjalani pemeriksaan oleh tim Inafis Polresta Balikpapan sebelum diserahkan kepada keluarga.

Seperti diketahui, Khairul Anam, remaja asal Balikpapan Tengah, dilaporkan hilang pada Senin (10/11/2025) saat berenang di Pantai Kemala. “Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR juga resmi kami tutup,” tuntas Dani.

Baca juga :

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar