• Berita
  • Proyek MLFF Tol Tanpa Berhenti Berlanjut, Pemerintah Mulai Tahap Pengujian
Berita

Proyek MLFF Tol Tanpa Berhenti Berlanjut, Pemerintah Mulai Tahap Pengujian

Proyek MLFF tol tanpa berhenti berlanjut. Pemerintah mulai tahap pra-uji coba setelah 64 skenario sistem berhasil diuji.

Media gathering persiapan mudik Lebaran 2026 di Pendopo Kementerian PU, Jakarta, Jumat (6/2/2026). (Foto : Istimewa)

JAKARTA – Pemerintah melanjutkan pengembangan sistem Multi Lane Free Flow (MLFF) untuk transaksi jalan tol tanpa berhenti. Proyek tersebut kini memasuki tahap pengujian awal setelah sempat menghadapi sejumlah kendala teknis dan nonteknis.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan, proyek MLFF pada dasarnya tetap berjalan dan berbagai kendala yang sebelumnya muncul telah diselesaikan.

“MLFF itu tetap berproses. Ada sedikit masalah teknis dan nonteknis, tetapi itu sudah dibereskan semua. Namun karena melibatkan banyak pihak, tentu perlu waktu untuk merapikannya,” ujar Dody dalam media gathering persiapan mudik Lebaran 2026 di Pendopo Kementerian PU, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Menurut dia, penyelesaian kendala tersebut tidak hanya melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum, tetapi juga berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengembangan sistem pembayaran tol tanpa gerbang tersebut. Karena itu, proses penyempurnaan membutuhkan koordinasi lintas lembaga.

Dody menegaskan pengujian sistem akan terus dilanjutkan untuk memastikan kesiapan teknologi sebelum diimplementasikan secara lebih luas.

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian menjelaskan bahwa saat ini pengembangan MLFF telah memasuki tahap pra-uji coba.

Tahap tersebut dilakukan setelah pemerintah dan mitra badan usaha pelaksana, PT Roatex Indonesia Toll System, menyepakati pembagian tahapan program yang meliputi pra-uji coba, uji coba, dan evaluasi.

“Memang sesuai harapan Bapak Menteri, kami akan melakukan uji coba kembali dengan sistem MLFF ini. Saat ini kami masih berada dalam tahap pra-uji coba,” kata Wilan.

Ia menyebutkan bahwa dalam beberapa hari terakhir telah dilakukan functional test untuk memastikan sistem dapat menjalankan berbagai skenario transaksi yang telah dirancang.

“Sejauh ini sudah dicoba sebanyak 64 skenario, dan hasilnya seluruh skenario tersebut dapat dilaksanakan serta dapat dinilai,” ujarnya.

Setelah seluruh skenario pengujian selesai dijalankan, tahapan berikutnya adalah uji coba sistem di lapangan. Tahap ini akan menjadi dasar untuk menilai kesiapan MLFF sebelum diterapkan secara lebih luas.

MLFF merupakan sistem pembayaran tol tanpa gerbang yang memungkinkan kendaraan melintas tanpa harus berhenti atau memperlambat laju di gardu tol. Teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas sekaligus mengurangi antrean kendaraan di jalan tol.

Pemerintah juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur akan segera dimanfaatkan apabila sudah berfungsi, meskipun belum diresmikan secara seremonial.

“Kalau sudah berfungsi, langsung kita gunakan. Yang penting manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” kata Wilan.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar