• Berita
  • HUT ke-12 Mahulu, Bupati Fokus Pembangunan Jalan ke Pedalaman
Berita

HUT ke-12 Mahulu, Bupati Fokus Pembangunan Jalan ke Pedalaman

Bupati Mahakam Ulu tekankan pembangunan infrastruktur jalan ke pedalaman sebagai prioritas di HUT ke-12 kabupaten tersebut.

Konektivitas wilayah menjadi fokus utama pembangunan Kabupaten Mahulu, yang tahun ini genap berusia 12 tahun. (Foto : Pemkab Mahulu)

MAHAKAM ULU – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Kabupaten Mahakam Ulu, Bupati Angela Idang Belawan menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan sebagai upaya mewujudkan pemerataan kesejahteraan hingga ke wilayah pedalaman.

Pada peringatan yang digelar di Ujoh Bilang, Sabtu (14/12/2025) kemarin, Angela menyatakan meski Mahakam Ulu masih dalam tahap berkembang, percepatan pembangunan harus terus dilakukan agar manfaatnya dirasakan oleh seluruh masyarakat, baik di wilayah ilir maupun hulu.

“Harapan saya Mahakam Ulu semakin jaya dan semakin maju. Walaupun kita masih dalam tahap berkembang, saya yakin maju akan terus kita percepat,” kata Angela.

Ia menekankan bahwa kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, pembangunan tidak boleh terpusat di wilayah tertentu saja. “Saya ingin masyarakat Mahakam Ulu sejahtera. Tidak hanya di daerah ilir, tapi daerah ulu juga harus sama, harus maju bersama,” ujarnya.

Salah satu fokus utama yang disampaikan Angela adalah pembangunan infrastruktur jalan, khususnya konektivitas darat dari Ujoh Bilang menuju Long Apari. Akses tersebut selama ini menjadi tuntutan masyarakat di wilayah hulu Mahakam Ulu.

“Doakan saya dan seluruh jajaran bisa menembus ke pusat, sehingga jalan dari Ujoh Bilang ke Long Apari akan kita kerjakan secepat mungkin,” kata Angela.

Selain infrastruktur jalan, Angela juga menyinggung kondisi pelayanan dasar di Mahakam Ulu, seperti listrik dan jaringan telekomunikasi yang masih terbatas di sejumlah kampung. Ia menceritakan pengalaman Pastor Arda yang sempat terkejut dengan kondisi tersebut saat pertama kali bertugas di Mahakam Ulu.

“Beliau kaget melihat kondisi listrik dan jaringan internet kita yang jauh tertinggal dari kota,” ujarnya.

Angela menyebut keterbatasan tersebut menjadi tantangan nyata bagi daerah perbatasan seperti Mahakam Ulu, yang memiliki jarak tempuh jauh dan medan yang berat. Namun ia menegaskan bahwa masyarakat Mahakam Ulu tidak meminta kemudahan, melainkan kesempatan untuk berkembang.

Angela menyatakan bahwa Mahakam Ulu lahir dari kesabaran panjang masyarakatnya dan masih berada dalam proses perjuangan. “Mahulu tidak pernah meminta kemudahan, ia hanya meminta kesempatan,” tulis Angela.

Ia menilai, pada usia ke-12 tahun, Mahakam Ulu mulai memasuki fase percepatan pembangunan dengan tetap menekankan persatuan dan pemerataan wilayah hingga ke hulu sungai. “Tema ‘Bersatu untuk Melaju’ bukan sekadar kalimat indah. Ia adalah keperluan,” tulisnya.

Angela menegaskan bahwa peringatan HUT ke-12 Mahakam Ulu bukan sekadar perayaan, melainkan pengingat bahwa daerah tersebut masih harus terus diperjuangkan agar pembangunan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar