BALIKPAPAN – Ketua Klenteng Guang De Miao (Satya Dharma) Kota Balikpapan, William Chandra, menyerukan masyarakat untuk menjaga kesabaran dan ketegasan menyambut Tahun Shio Kuda Api 2026. Menurutnya, tahun ini identik dengan energi panas yang mudah memicu emosi, namun juga menawarkan peluang bagi mereka yang bergerak cepat.
“Api melambangkan panas, jadi tahun ini kita mesti sabar. Memang mudah terpicu, mudah emosi, tapi harus sabar,” ujar William di sela perayaan malam Tahun Baru Imlek 2026 di Klenteng Guang De Miao, Jalan Bukit Niaga, Klandasan Ilir, Balikpapan, Senin (16/2/2026) malam.
Ia menjelaskan, elemen “kuda” dalam shio tahun ini melambangkan tenaga dan gerak maju yang cepat. Karena itu, ia mendorong para pelaku usaha untuk sigap dan tegas dalam meraih peluang.
“Tahun ini bisnis untuk meraih peluang harus gerak cepat dan tegas. Bukan berarti cepat itu gegabah. Kita harus mengelola risiko dengan baik, tapi tetap cepat supaya peluang bisa dimanfaatkan,” jelasnya.

Dalam perayaan Imlek malam itu, ibadah dilakukan secara per keluarga. Umat melaksanakan sembahyang kepada para dewa dengan menyalakan lilin, dupa, serta membakar kertas sembahyang sebagai persembahan.
Rangkaian perayaan akan dilanjutkan pada pagi hari pertama Imlek, Selasa (17/2/2026), dengan pertunjukan barongsai dan pelayanan umat seperti biasa. “Barongsai melambangkan upaya membuang energi negatif dan menyambut energi positif serta berkah yang melimpah di tahun yang baru,” tutup William.
