BALIKPAPAN – Antusiasme masyarakat Kalimantan Timur untuk menggunakan Jalan Tol Balikpapan-IKN yang dibuka terbatas sejak Sabtu, 20 Desember 2025 kemarin cukup tinggi. Tercatat, hingga 31 Desember 2025 kemarin, sudah 56.00 kendaraan yang melintasi Jalan Tol Balikpapan ini.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, Yudi Hardiana, mengatakan arus kendaraan yang melintas tersebut merupakan akumulasi dari pengguna jalan dengan rute Balikpapan–PPU–KIPP–Kalsel dan sebaliknya. “Secara keseluruhan ada sekitar 56 ribu kendaraan yang melintas, dengan rata-rata harian sekitar 4.600 kendaraan,” kata Yudi, Rabu (31/12/2026).
Menurut Yudi, volume lalu lintas harian selama tol difungsionalkan cukup bervariasi, berkisar antara 3.000 hingga 5.000 kendaraan per hari. Puncak arus kendaraan terjadi pada 25 Desember, dengan jumlah kendaraan yang melintas mencapai sekitar 10.000 unit dalam satu hari.
Lonjakan penggunaan jalan itu, kata Yudi, didorong oleh mobilitas jemaah haul Guru Sekumpul menuju Martapura, Kalimantan Selatan. Selain itu, ada juga pengguna jalan yang sengaja ingin berwisata menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Keberadaan jalan tol sepanjang 50 kilometer lebih ini memang membuat mobilitas menuju KIPP IKN dari Balikpapan menjadi lebih cepat jika dibandingkan lewat jalan nasional.
Tol fungsional Balikpapan–IKN dijadwalkan beroperasi terakhir pada 4 Januari 2026 dan akan ditutup pukul 18.00 WITA, seiring berakhirnya masa fungsional terbatas menyambut libur Natal dan akhir tahun.
“Berdasarkan evaluasi sementara, arus kedatangan dan kepulangan jemaah haul sudah mulai berkurang. Kondisi lalu lintas hingga saat ini masih aman, lancar, dan kondusif,” ujarnya.
Yudi memperkirakan, hingga penutupan operasional, total kendaraan yang melintas dipastikan masih akan bertambah. Ia menyebut potensi tambahan kendaraan bisa mencapai 20.000 unit, sehingga total volume selama masa fungsional diperkirakan mendekati 80.000 kendaraan.
Ke depan, BBPJN Kaltim membuka peluang untuk kembali memfungsionalkan tol tersebut pada momentum tertentu. “Setelah dilakukan evaluasi menyeluruh, ada kemungkinan Tol Balikpapan–IKN kembali difungsionalkan saat Lebaran 2026,” kata Yudi.
