• Berita
  • BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Usai Rumah Roboh di Balikpapan Barat
Berita

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Usai Rumah Roboh di Balikpapan Barat

Rumah di Balikpapan Barat roboh diterjang angin kencang, BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem.

Angin kencang yang menerjang Balikpapan Barat, Minggu (8/2/2026) kemarin membuat sejumlah bangunan di Jalan 21 Januari roboh.Akibatnya pedagang bernama Anggi yang sedang berteduh tewas tertimpa material bangunan. (Foto : BPBD Balikpapan)

BALIKPAPAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap penyebab robohnya sebuah rumah di Jalan 21 Januari, Kelurahan Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat, yang terjadi akibat terpaan angin kencang pada Minggu (8/2/2026).

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I SAMS Sepinggan Balikpapan, Joko Sumardiono, menjelaskan angin kencang pertama kali melanda wilayah permukiman sebelum terdeteksi oleh alat ukur di Bandara Sepinggan. Saat awal kejadian, kecepatan angin di bandara masih tercatat sekitar 5 knot.

“Wilayah Jalan 21 Januari lebih dulu terdampak. Setelah awan dan angin masuk ke area bandara, kecepatan angin meningkat tajam dan terpantau mencapai sekitar 25 knot,” ujar Joko, Senin (9/2/2026).

Menurutnya, kecepatan angin di titik awal kejadian diduga melebihi 25 knot sehingga bangunan rumah tidak mampu menahan tekanan angin dan akhirnya roboh.

“Artinya, di lokasi kejadian kemungkinan kecepatan angin lebih dari 25 knot sehingga menyebabkan rumah tersebut rubuh,” jelasnya.

Akibat peristiwa ini, seorang pedagang gulali yang tengah bereteduh meninggal setelah tertimpa bangunan yang roboh. Jasad pedagang bernama Anggi (34) tersebut langsung dievakuasi menuju RSKD Balikpapan, Minggu kemarin.

Potensi Cuaca Ekstrem di Balikpapan

BMKG juga memprakirakan potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di Balikpapan dalam sepekan ke depan. Kondisi ini dipicu oleh aktivitas awan konvektif yang berpotensi menimbulkan angin kencang, hujan deras, serta kilat dan petir.

“Dalam sepekan ke depan masih ada potensi angin kencang yang disertai hujan lebat, kilat, dan petir di wilayah Balikpapan,” kata Joko.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan rutin memantau informasi cuaca resmi melalui kanal BMKG.

“Kami berharap masyarakat dapat mengakses informasi melalui situs resmi infoBMKG agar lebih memahami kondisi cuaca dan dapat mengantisipasi dampaknya,” pungkasnya.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar