• Pariwara
  • Sapto Desak Klarifikasi Pihak Terkait Usai Video Penabrakan Jembatan Mahulu Viral
Pariwara

Sapto Desak Klarifikasi Pihak Terkait Usai Video Penabrakan Jembatan Mahulu Viral

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo P menghubungi instansi teknis guna memperoleh kejelasan insiden penabrakan Jembatan Mahulu.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono. (Foto : Humas DPRD Kaltim)

SAMARINDA – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan penabrakan fender (pelindung tiang) Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) oleh tongkang di perairan Samarinda tengah viral di media sosial dan mengundang perhatian masyarakat luas. Sorotan juga datang dari kalangan legislatif, salah satunya dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono.

Menanggapi hal tersebut, Sapto menyatakan telah berupaya menghubungi sejumlah instansi teknis guna memperoleh kejelasan terkait insiden tersebut. Pihak yang dimintai klarifikasi antara lain Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda serta Pelindo IV Cabang Samarinda.

“Itu memang viral di media sosial beberapa waktu lalu. Saya sudah mencoba minta konfirmasi dari KSOP dan Pelindo IV Samarinda,” ujarnya pada 17 Juni 2025.

Kasus Kematian Rusel Tak Kunjung Terungkap, DPRD Kaltim Tuntut Transparansi dan Keadilan

Menurutnya, klarifikasi dari pihak berwenang penting dilakukan untuk memastikan kebenaran dari informasi yang beredar. Ia menekankan bahwa jika video tersebut terbukti tidak sesuai fakta, maka penyebar konten hoaks dapat dikenai sanksi hukum.

“Harus dipastikan bahwa hal tersebut benar-benar terjadi. Kalau ternyata tidak benar, maka yang menyebarluaskan video tersebut bisa dituntut,” tegasnya.

Namun, apabila hasil verifikasi menunjukkan bahwa penabrakan benar-benar terjadi, DPRD Kaltim tidak akan tinggal diam. Sapto memastikan pihaknya akan segera memanggil instansi dan pihak terkait untuk meminta pertanggungjawaban.

“Kalau memang benar, segera akan kita proses atau kita panggil pihak-pihak yang bertanggung jawab,” imbuhnya.

Blank Spot Marak di Wilayah Kepulauan, Syarifatul Dorong Diskominfo Kaltim Bertindak Cepat

Menutup pernyataannya, Sapto menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap aktivitas pelayaran di area strategis seperti jembatan. Ia mengingatkan bahwa kelalaian dalam pengawasan bisa berujung pada risiko besar, baik dari segi keselamatan maupun kerugian aset negara.

“Kejadian seperti ini jangan sampai terulang. Infrastruktur seperti jembatan Mahulu adalah aset vital dan perlu perlindungan maksimal,” tandasnya.

Picture of DPRD Kaltim
DPRD Kaltim
Artikel kerja sama DPRD Kaltim dengan ProPublika.id.
Bagikan
Berikan Komentar