Pariwara
Pariwara

DPRD Kaltim Ingatkan Pemprov Cermat Prioritaskan Pembangunan Kolam Renang Internasional 2026

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim,Salehuddin meminta pemerintah provinsi lebih cermat menentukan prioritas pembangunan.

Pariwara

Syarifatul Syadiah Tekankan Pengawasan Ketat Dana Bantuan RT untuk Cegah Penyimpangan

pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap penyaluran dan penggunaan dana bantuan bagi Rukun Tetangga (RT).

Pariwara

Samsun Dorong Penguatan Pertanian Kukar untuk Pasok Kebutuhan Pangan IKN

Kemajuan sektor pertania dalam mendukung ketahanan pangan daerah, termasuk pemenuhan kebutuhan pangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Pariwara

Agusriansyah Desak Disdikbud Kaltim Selesaikan Hambatan Administrasi Penempatan Guru PPPK

Ia menilai kendala tersebut tidak semestinya menjadi alasan yang menghambat pemenuhan kebutuhan guru di sekolah-sekolah.

Pariwara

Salehuddin Apresiasi Kukar Raih TPID Berprestasi 2025 di Wilayah Kalimantan

Penghargaan tersebut diumumkan dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 yang digelar di Grha Bhasvara Icchana baru-baru ini.

Pariwara

DPRD Kaltim Minta Kajian Teknis Tuntas sebelum Bangun Empat SMA Baru di Kukar

Empat wilayah yang diusulkan adalah Muara Wis, Muara Muntai, Kota Bangun, dan Muara Kayu.

Pariwara

TKD Dipangkas Drastis, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi PAD untuk Hadapi Tekanan Fiskal 2026

TKD dari pemerintah pusat dipangkas, membuat rancangan APBD yang awalnya diproyeksikan Rp21,35 triliun direvisi menjadi Rp15,15 triliun.

Pariwara

DPRD Kaltim Minta Sinkronisasi Program Penanganan Banjir Antar Daerah

Perlunya keselarasan program antara Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota dalam menangani banjir, masalah serius di berbagai wilayah Kaltim.

Pariwara

DPRD Kaltim Soroti Dugaan Penyalahgunaan Dana Pascatambang

Dana yang diperuntukkan bagi penutupan lubang tambang dan perbaikan lahan itu diduga tidak pernah kembali ke masyarakat.

Pariwara

DPRD Kaltim Soroti Lambatnya Penurunan Stunting, Minta Pemda Lebih Serius

Sejak 2021, penurunan hanya mencapai sekitar 0,6 persen, dari 22,8 persen menjadi 22,2 persen.

Terpopuler