• Pariwara
  • Darlis Tekankan 3 Kewajiban Utama Perusahaan di Kaltim: Lingkungan, Tenaga Kerja, dan CSR
Pariwara

Darlis Tekankan 3 Kewajiban Utama Perusahaan di Kaltim: Lingkungan, Tenaga Kerja, dan CSR

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, sebut masih banyak perusahaan di Kaltim hanya menonjolkan capaian simbolik.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Darlis Pattalongi. (Foto : Dokumentasi DPRD Kaltim)

SAMARINDA – Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Darlis Pattalongi, kembali mengingatkan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kaltim agar tidak melupakan tiga kewajiban utama yang menjadi tanggung jawab mereka: menjaga lingkungan, memperhatikan ketenagakerjaan, serta menjalankan program CSR secara konkret.

Ia menyebutkan bahwa masih banyak perusahaan yang cenderung menonjolkan pencapaian simbolik seperti penghargaan lingkungan, namun realitas di lapangan justru menunjukkan sebaliknya.

“Penghargaan memang penting, tapi apa gunanya jika masyarakat tetap merasakan dampak buruk? Kami terus menerima laporan banjir, pencemaran sungai, hingga reklamasi pascatambang yang tidak kunjung diselesaikan,” ucap Darlis pada 20 Juni 2025.

Kasus Kematian Rusel Tak Kunjung Terungkap, DPRD Kaltim Tuntut Transparansi dan Keadilan

Bahkan, menurutnya, ada kekhawatiran terkait letak instalasi pengolahan limbah perusahaan tambang yang terlalu dekat dengan sungai. Meski diklaim aman, Darlis menilai risiko pencemaran tetap tinggi. Ia menyebut inspeksi lapangan akan segera dijadwalkan untuk mengecek langsung situasi tersebut.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti pelaksanaan CSR yang dinilai masih lemah, terutama dalam bidang pendidikan. Ia menyayangkan anggaran CSR untuk beasiswa yang sangat kecil, padahal banyak perusahaan telah lama beroperasi dan memiliki kapasitas produksi besar.

“Bantuan pendidikan ini bukan sekadar seremonial. Harus dirancang agar bisa langsung dirasakan oleh mahasiswa, terutama dari keluarga kurang mampu,” ujarnya.

Blank Spot Marak di Wilayah Kepulauan, Syarifatul Dorong Diskominfo Kaltim Bertindak Cepat

Tak kalah penting, Darlis turut menyinggung aspek ketenagakerjaan, khususnya alasan minimnya perekrutan tenaga kerja lokal yang dianggap belum memenuhi kualifikasi. Menurutnya, perusahaan tak bisa terus bersembunyi di balik dalih tersebut.

“Kalau memang masyarakat kita belum memenuhi kebutuhan industri, perusahaan harus bantu siapkan SDM-nya. Buat pelatihan, pendampingan, bukan hanya menuntut,” jelasnya.

Darlis menyatakan bahwa semua hal ini akan menjadi bahan evaluasi DPRD, dan pihaknya akan melakukan kunjungan lanjutan ke sejumlah perusahaan guna menindaklanjuti temuan dan keluhan masyarakat.

“Perusahaan itu mitra daerah, bukan tamu yang datang lalu pergi. Mereka harus berkontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Picture of DPRD Kaltim
DPRD Kaltim
Artikel kerja sama DPRD Kaltim dengan ProPublika.id.
Bagikan
Berikan Komentar