YOGYAKARTA – PSIM Yogyakarta resmi meminjamkan asisten pelatih Erwan Hendarwanto ke Garudayaksa FC hingga akhir musim Pegadaian Championship 2025/26. Keputusan tersebut diambil manajemen Laskar Mataram setelah adanya permintaan langsung dari Erwan demi pengembangan kariernya.
Manajer PSIM Yogyakarta, Razzi Taruna, mengakui keputusan melepas Erwan bukan hal mudah mengingat kontribusinya yang besar bagi tim. Namun, manajemen tetap memberikan izin sebagai bentuk penghormatan terhadap keputusan profesional sang pelatih.
“Sejujurnya kami dari manajemen masih sangat membutuhkan jasa beliau di tim ini. Namun Coach Erwan datang dan menyampaikan niatnya secara serius untuk mengambil tantangan baru demi kariernya,” ujar Razzi Taruna dikutip dari laman resmi ileague.id.
Menurut Razzi, permohonan tersebut sepenuhnya berasal dari Erwan sehingga manajemen tidak ingin menghalangi langkah profesionalnya.
“Karena ini murni permintaan dan keputusan pribadi beliau, kami akhirnya dengan berat hati menerima dan memberikan izin,” tambahnya.
Meski bersifat sementara, peminjaman tersebut disertai kesepakatan khusus. Erwan Hendarwanto dipastikan akan kembali ke PSIM Yogyakarta setelah kompetisi musim ini berakhir.
“Kami sepakat bahwa ini hanya sampai akhir musim. Musim depan Coach Erwan wajib kembali ke PSIM untuk mengisi posisi Direktur Teknik Elite Pro Academy (EPA),” tegas Razzi.
Sementara itu, Erwan Hendarwanto menegaskan kepindahannya ke Garudayaksa FC merupakan keputusan profesional yang ia ajukan langsung kepada manajemen PSIM.
“Ini murni keputusan profesional saya karena saya melihat adanya kesempatan untuk pengembangan karier. Karena itu saya meminta izin langsung kepada manajemen,” ujar pelatih berusia 49 tahun tersebut.
Erwan juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen PSIM Yogyakarta yang telah mendukung langkahnya. Ia berkomitmen untuk mematuhi seluruh kesepakatan yang telah dibuat.
“Saya berterima kasih kepada manajemen PSIM yang telah mengizinkan saya. Sesuai kesepakatan, saya akan kembali ke PSIM musim depan untuk menjalankan tugas sebagai Direktur Teknik EPA,” pungkasnya.
