BANJARBARU – PS Barito Putera kian menegaskan diri sebagai tim dengan pertahanan paling solid di Pegadaian Championship 2025/26. Hasil clean sheet saat menjamu PSIS Semarang membuat Laskar Antasari tak kebobolan dalam tiga laga beruntun.
Dua pertandingan sebelumnya, Barito Putera juga sukses mencatatkan clean sheet saat menundukkan Persipal FC dan Deltras FC. Secara keseluruhan, Rizky Pora dan kolega telah mengoleksi sembilan clean sheet dari 13 pertandingan musim ini, dengan total kebobolan hanya empat gol.
Catatan tersebut membuat Barito Putera menjadi tim paling sulit dibobol sejauh kompetisi berjalan. Mereka bahkan unggul dari Persipura Jayapura yang telah kebobolan tujuh gol, serta pemuncak klasemen Grup 1 Garudayaksa FC yang kemasukan delapan gol.
Pelatih Barito Putera Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues menilai solidnya lini pertahanan tim merupakan hasil dari penerapan latihan zona marking yang dijalankan secara konsisten dan mampu diaplikasikan pemain dalam pertandingan. “Kami latihan zona marking, itu terlihat bagus dalam pertandingan. Kami sudah beberapa pertandingan tidak kebobolan dan jadi tim paling sedikit kebobolan,” ujar pelatih yang akrab disapa Teco itu dikutip dari laman resmi ileague.id.
Mantan pelatih Bali United FC tersebut berharap Barito Putera mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim, sehingga dapat terus menyulitkan para pesaing di kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia. “Kami sebagai pelatih tentu senang. Tapi yang penting tim harus konsisten,” tegasnya.
Selanjutnya, Barito Putera dijadwalkan melanjutkan Pegadaian Championship dengan menjamu Persiku Kudus di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Senin (5/1/2025)
