BALIKPAPAN – Tren tanpa kemenangan Persiba Balikpapan kembali berlanjut setelah takluk 0-1 dari tamunya, PSIS Semarang, dalam laga pekan ke-12 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Batakan, Minggu (23/11/2025) malam. Gol tunggal Doni Sormin pada menit ke-69 menjadi pembeda sekaligus memastikan tiga poin perdana bagi Mahesa Jenar musim ini.
Hasil ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Persiba menjadi lima laga beruntun, termasuk dua kekalahan di kandang. Terakhir kali Beruang Madu meraih tiga poin terjadi saat menang telak 3-0 atas Persiku Kudus pada 26 Oktober 2025.
Pelatih Persiba, Muhammad Nasuha, menyampaikan permintaan maaf kepada publik Balikpapan dan para pendukung. Ia menilai timnya sebenarnya mendominasi jalannya pertandingan, namun kehilangan fokus pada satu momen krusial.
“Saya mohon maaf kepada masyarakat Balikpapan dan tim. Malam ini kami belum bisa menang. Kami menguasai pertandingan, tapi satu kesalahan, satu peluang, dan mereka mencetak gol,” ujarnya.
Fokus Buyar, Finishing Tumpul
Nasuha menilai penyelesaian akhir yang tidak efektif menjadi penyebab utama timnya gagal memanfaatkan banyak peluang. “Pemain sebenarnya tampil baik, namun setelah pergantian, ada yang kurang siap sehingga kami kecolongan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kurangnya konsentrasi pada situasi tertentu menjadi kunci kegagalan Persiba. “Kami kurang fokus ketika lawan dapat satu peluang yang kemudian jadi gol,” tambahnya.
Meski finishing telah menjadi menu latihan rutin, hasilnya tak tampak di pertandingan. “Kami selalu latih penyelesaian akhir. Tapi ini sepak bola. Banyak peluang tidak jadi gol, lawan punya satu dan masuk,” ucapnya.
Debut Sempurna Jafri Sastra
Di sisi lain, pertandingan ini menjadi debut gemilang bagi Jafri Sastra sebagai pelatih baru PSIS Semarang. Kemenangan atas Persiba bukan hanya membuka kiprahnya dengan manis, tetapi juga menghadirkan kemenangan pertama PSIS sepanjang musim.
Meski meraih tiga poin, PSIS belum beranjak dari dasar klasemen Grup 2 dengan lima poin. Persiba sendiri tertahan di posisi ketujuh dengan 11 poin.
“Ini semua karena izin Allah SWT. Kami bersyukur bisa menang di sini,” kata Jafri dalam konferensi pers. Ia memberikan apresiasi penuh kepada para pemain muda yang tampil disiplin. “Masih banyak yang harus kami perbaiki untuk laga berikutnya.”
Pelatih asal Payakumbuh itu meminta skuadnya tetap rendah hati. “Kompetisi masih panjang. Banyak lawan yang kualitasnya di atas kami. Semoga kemenangan ini jadi motivasi untuk naik,” ujarnya.
Persembahan untuk Suporter
Pemain PSIS, Ahmad Syiha Buddin, juga bersyukur atas raihan tersebut. “Seluruh tim bekerja keras, dan pelatih mempersiapkan kami dengan baik. Alhamdulillah tiga poin perdana bisa kami bawa pulang,” katanya.
Ia menegaskan kemenangan ini dipersembahkan untuk para suporter setia. “Terutama untuk yang selalu mendukung kami. Kemenangan ini untuk mereka,” ujarnya.
Jafri menutup dengan menyebut jeda satu bulan ke depan akan dimanfaatkan untuk evaluasi menyeluruh. “Banyak hal yang harus kami perbaiki dan bicarakan bersama manajemen,” tutupnya.
Baca juga :
