BALIKPAPAN – Rekor sembilan laga tak terkalahkan Barito Putera akhirnya terhenti di Stadion Batakan. Laskar Antasari terpaksa pulang tanpa poin setelah takluk 0-1 dari tuan rumah Persiba Balikpapan pada pekan ke-17 Pegadaian Championship, Sabtu (24/1/2026) malam.
Gol kemenangan Persiba dicetak oleh Abdul Rahman pada menit ke-19. Meski Barito Putera mendominasi serangan setelah tertinggal, pertahanan disiplin tim tuan rumah gagal ditembus hingga peluit panjang dibunyikan.
Ancaman di Papan Klasemen Kekalahan ini membuat posisi Barito Putera di klasemen kian terhimpit. Saat ini, mereka hanya unggul satu poin dari PSS Sleman di peringkat kedua dan dua poin dari Persipura Jayapura yang membuntuti di posisi ketiga.
Pemain Barito Putera, Bima Reksa, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas hasil minor ini. “Tentu kami kecewa. Seharusnya kami bisa memanfaatkan laga ini untuk menjauh dari kejaran rival di peringkat dua dan tiga,” ujarnya.
Teco Alihkan Fokus ke PSS Sleman
Pelatih Barito Putera, Stefano Cugurra, mengakui efektivitas permainan Persiba yang mampu memaksimalkan peluang di babak pertama. Ia juga memuji semangat juang tim lawan yang tampil solid dalam bertahan.
“Persiba punya fighting spirit yang bagus. Setelah mencetak gol, mereka bertahan dengan sangat baik sehingga sulit kami bongkar,” kata pelatih yang akrab disapa Teco tersebut.
Teco menegaskan akan segera melakukan evaluasi total menjelang laga krusial melawan PSS Sleman pekan depan. Terkait performa pemain baru seperti Cornelius, Teco meminta penggemar bersabar karena proses adaptasi dan chemistry tim membutuhkan waktu.
“Kami harus bersiap untuk laga melawan PSS Sleman agar bisa kembali tampil bagus. Soal pemain baru, mereka masih butuh waktu untuk adaptasi,” pungkasnya.
Laga penutup putaran kedua antara Barito Putera melawan PSS Sleman bakal berlangsung pada 31 Januari di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Baca juga :
