SLEMAN – Malam ini, Stadion Maguwoharjo akan menjadi saksi bisu perebutan predikat “Juara Paruh Musim” Grup 2. Persipura Jayapura memang sedang duduk di puncak, namun singgasana itu bersifat sementara dan siap direbut oleh pemenang dalam laga ini.
1. Keangkeran Maguwoharjo vs Motivasi Kebangkitan
PSS Sleman memiliki senjata utama berupa rekor kandang yang belum ternoda (6 menang, 2 seri). Dukungan belasan ribu suporter di Maguwoharjo kerap membuat lawan ciut nyali. Sebaliknya, Barito Putera datang dengan luka usai kalah mengejutkan dari Persiba pekan lalu. Namun, luka ini bisa menjadi pedang bermata dua: Barito bisa tampil sangat agresif demi menebus poin yang hilang.
2. Adu Strategi: Kolektivitas Ansyari vs Pragmatisme Teco
Ansyari Lubis diprediksi akan menginstruksikan PSS untuk bermain high-pressing sejak awal laga guna memanfaatkan momentum dukungan suporter. Sementara itu, Stefano Cugurra (Teco) dikenal sebagai pelatih yang sangat kuat dalam organisasi pertahanan dan serangan balik cepat. Barito kemungkinan akan membiarkan PSS menguasai bola, lalu memukul lewat transisi kilat.
3. Faktor Kebugaran dan Mental
PSS Sleman sedikit kurang meyakinkan dalam dua laga terakhir yang berakhir imbang. Ada indikasi kelelahan fisik atau penurunan fokus di menit-menit akhir. Jika PSS gagal mencetak gol cepat, tekanan dari tribun justru bisa berbalik menjadi beban mental bagi para pemain Super Elja.
Prediksi Skor: PSS Sleman 1-1 Barito Putera Pertandingan diprediksi berjalan sangat ketat. Mengingat rekor kandang PSS yang kuat dan pertahanan Barito yang disiplin di bawah Teco, hasil imbang adalah opsi paling realistis. Namun, jika PSS mampu mencetak gol di 20 menit pertama, mereka berpeluang menang tipis 1-0.
