NUSANTARA – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan Kantor Pendukung Kepolisian Resor Kota (Polresta) IKN harus berjalan dalam satu komando di bawah Otorita IKN. Hal tersebut disampaikan saat meninjau lokasi pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Minggu (12/4/2026).
Basuki menginstruksikan agar setiap tahapan perencanaan dan pelaksanaan teknis dikoordinasikan secara ketat guna memastikan keselarasan dengan visi besar pembangunan ibu kota.
“Saya sampaikan bahwa semua instruksi pembangunan Polresta IKN harus satu perintah, satu komando, yaitu dari Otorita IKN. Apapun perencanaannya dicek dulu, ditelusuri, kalau perlu dihitung kembali,” tegas Basuki di sela peninjauan lapangan.
Saat ini, proyek yang menempati lahan seluas 3,24 hektare tersebut telah memasuki tahap awal berupa pembersihan lahan (land clearing). Pihak Otorita IKN menargetkan penyelesaian keseluruhan tahap pertama pembangunan ini pada akhir tahun 2027.

Polresta IKN dirancang sebagai pusat pelayanan keamanan modern di kawasan Nusantara. Gedung utama akan memiliki enam lantai serta tiga lantai bawah (basement) yang dilengkapi dengan ruang operasional kantor dan ruang rapat.
Selain fungsi keamanan, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, di antaranya masjid, lapangan upacara, kolam retensi, jalur pedestrian, hingga sarana olahraga yang terintegrasi dengan fungsi amfiteater.
Melalui perencanaan yang komprehensif, Otorita IKN berkomitmen memastikan pembangunan fasilitas kepolisian ini berjalan terarah, terintegrasi, dan selaras dengan masterplan Kawasan Nusantara yang telah ditetapkan.
