JAKARTA – J&T Express menyiapkan langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan volume pengiriman paket selama Ramadan 2026. Persiapan ini dilakukan menyusul kinerja Ramadan 2025 yang mencatat peningkatan lebih dari 40 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
CEO J&T Express, Robin Lo, mengatakan tren kenaikan pengiriman setiap Ramadan menunjukkan preferensi masyarakat terhadap belanja online tetap tinggi, sehingga berdampak langsung pada permintaan layanan logistik.
“Tak hanya peningkatan pengiriman, Ramadan tahun ini juga dibarengi potensi cuaca ekstrem yang membuat operasional lebih menantang. Namun kami optimistis dapat memenuhi ekspektasi pelanggan melalui strategi adaptif dan teknologi terintegrasi,” ujar Robin dalam keterangan tertulis, Rabu (18/2/2026).
Untuk memastikan layanan tetap optimal, J&T Express menerapkan sejumlah strategi. Perusahaan meningkatkan kapasitas operasional dengan merekrut pekerja musiman (seasonal worker), menambah shift malam, serta mengoptimalkan mesin sortir di gateway dan pusat sortir agar pengiriman sesuai Service Level Agreement (SLA).
Selain itu, frekuensi linehaul atau pengiriman antarkota dan antarprovinsi ditambah menggunakan moda transportasi darat hingga pesawat. Perawatan kendaraan juga diperkuat guna menghindari hambatan distribusi dan penumpukan paket.
J&T Express juga memantau alur pengiriman secara real-time melalui sistem berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence). Koordinasi intensif dilakukan dengan tim lapangan untuk mengantisipasi kendala, termasuk cuaca ekstrem atau bencana alam.
Seluruh outlet Drop Point dan Mini Drop Point dipastikan tetap beroperasi setiap hari selama Ramadan agar pelanggan tetap mudah mengakses layanan.
Berdasarkan survei Jakpat 2025, sebanyak 70 persen responden meningkatkan pengeluaran selama Ramadan dibandingkan bulan lain. Survei Populix juga menunjukkan 78 persen masyarakat berencana membeli produk fesyen selama bulan suci. Sejalan dengan itu, data pengiriman J&T Express pada Ramadan 2025 mencatat kategori fesyen sebagai salah satu produk paling banyak dikirim.
“Melihat tren belanja dan lonjakan pengiriman yang konsisten setiap Ramadan, kami optimistis volume pengiriman tahun ini akan melampaui rata-rata harian. Kami berkomitmen menjaga keandalan layanan selama Ramadan,” kata Robin.
Untuk mendukung kebutuhan pelanggan, J&T Express menghadirkan promo diskon ongkir hingga 50 persen bagi pengguna baru melalui aplikasi dengan kode voucher JNTBERKAH. Selain itu, tersedia diskon 30 persen pada Senin–Jumat dan 40 persen pada Sabtu–Minggu bagi pengguna setia.
Promo berlaku untuk layanan J&T EZ dengan maksimal potongan Rp20.000 dan dapat digunakan pada periode 16 Februari hingga 31 Maret 2026.
