• Cerita
  • Jadwal Ramadhan dan Lebaran Muhammadiyah 2026, Ini Detailnya
Cerita

Jadwal Ramadhan dan Lebaran Muhammadiyah 2026, Ini Detailnya

PP Muhammadiyah menetapkan Lebaran 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Bagaimana versi pemerintah? Berikut detail dan pejelasannya.

pemantauan hilal sidang isbat awal ramadhan puasa dan lebaran 2026
Ilustrasi pemantauan hilal. (Foto: Kemenag)

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah meresmikan penetapan kalender Islam untuk tahun 1447 Hijriah atau tahun 2026. Berdasarkan hasil hisab hakiki dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), PP Muhammadiyah mengumumkan Lebaran 2026 (1 Syawal 1447 H) jatuh pada Jumat Legi, 20 Maret 2026.

Penetapan ini tertuang dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, yang memberikan rincian mengenai awal Ramadan hingga Idul Adha bagi warga persyarikatan.

Daftar Hari Besar Islam 2026 Versi Muhammadiyah

Dikutip dari Maklumat resmi Muhammadiyah, berikut adalah rincian tanggal penting untuk tahun 2026:

PeristiwaTanggal HijriahTanggal Masehi
Awal Ramadan1 Ramadan 1447 HRabu Legi, 18 Februari 2026
Idul Fitri1 Syawal 1447 HJumat Legi, 20 Maret 2026
1 Zulhijah1 Zulhijah 1447 HSenin Kliwon, 18 Mei 2026
Hari Arafah9 Zulhijah 1447 HSelasa Pon, 26 Mei 2026
Iduladha10 Zulhijah 1447 HRabu Wage, 27 Mei 2026

Potensi Perbedaan dan Sikap Toleransi

Meskipun Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan pada 18 Februari 2026 dan Idul Fitri pada 20 Maret 2026, pemerintah melalui Kementerian Agama belum mengumumkan awal Ramadhan dan Lebaran 2026.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah menentukan awal Ramadhan melalui pengamatan hilal langsung di sejumlah wilayah Indonesia. Setelahnya, sidang isbat dilakukan untuk menetapkan awal Ramadhan 2026.

Kepastian 1 Syawal dan Lebaran 2026 oleh pemerintah pun baru akan diputuskan melalui sidang isbat pada penghujung Ramadhan. Sidang dilakukan setelah pengamatan hilal langsung di sejumlah wilayah.

Namun, prediksi Lebaran Idul Fitri 2026 dapat dilihat melalui kalender Hijriah yang diterbitkan Ditjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Merujuk pada kalender tersebut, Lebaran Idul Fitri 2026 diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026. Kendati demikian, tanggal ini belum pasti karena tetap bergantung pada hasil pengamatan hilal dan hisab pada 29 Ramadhan. Hasil pengamatan tetap akan dibahas dalam sidang isbat.

Perbedaan Muhammadiyah dan pemerintah adalah penggunaan metode. Muhammadiyah menggunakan hisab KHGT yang sudah melampaui standar tinggi bulan 5 derajat dan elongasi 8 derajat pada saat ijtimak terjadi.

Adapun pemerintah melakukan Sidang Isbat setelah memantau hilal secara langsung. Di Indonesia, penggunaan dua metode ini beberapa kali menghasilkan persamaan hari, misalnya pada awal Ramadhan dan Lebaran 2025.

Di tahun-tahun lain, memang terjadi perbedaan. Masyarakat di Indonesia menghadapi perbedaan ini dengan rasa hormat dan toleransi. Mengedepankan ukhuwah islamiyah jauh lebih penting guna menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia.

Picture of FX Jarwo
FX Jarwo
Jurnalis dan penulis konten ProPublika.id. Menggemari isu lingkungan, masyarakat adat, dan hak asasi manusia. Ia pun menulis hal-hal ringan mengenai perjalanan, tips, dan pengetahuan umum dari berbagai sumber.
Bagikan
Berikan Komentar