SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggalang bantuan dana untuk korban bencana banjir bandang dan longsor di tiga provinsi di Pulau Sumatera. Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, secara resmi mengeluarkan surat edaran mengajak seluruh elemen di daerah itu berpartisipasi.
Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.9.1/4745/B.KESRA-I/2025 tentang penggalangan dan penyaluran bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Surat tersebut dikeluarkan pada Rabu (10/12/2025).
“Partisipasi dan solidaritas seluruh pihak sangat diharapkan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah,” kata Gubernur yang akrab disapa Harum dalam pernyataan resminya.
Ia menyatakan bencana hidrometeorologi tersebut telah menimbulkan kerugian besar dan korban jiwa sehingga memerlukan dukungan kemanusiaan. Ajakan disampaikan kepada kepala perangkat daerah, direktur BUMD, perusahaan sektor pertambangan, perkebunan dan kehutanan, organisasi masyarakat, serta warga Kaltim.
Mekanisme bantuan yang ditetapkan adalah pengumpulan uang tunai secara terpusat melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltim. Donasi disalurkan ke rekening resmi Bank Kaltimtara atas nama “Kaltim Peduli Bencana” nomor 0011420044.
Masa penggalangan dana berlangsung mulai 9 hingga 30 Desember 2025, atau disesuaikan dengan durasi status tanggap darurat. Laporan penerimaan dan penyaluran dana akan dilaporkan ke Gubernur dan diumumkan melalui media pemerintah daerah.
Sebelumnya, Pemprov Kaltim telah menyalurkan bantuan langsung senilai Rp 7,5 miliar, masing-masing Rp 2,5 miliar untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Baca juga :
