• Berita
  • Bandara SAMS Sepinggan Catat 290 Ribu Penumpang Selama Periode Lebaran 2026
Berita

Bandara SAMS Sepinggan Catat 290 Ribu Penumpang Selama Periode Lebaran 2026

Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan mencatat puncak arus balik Lebaran pada 28 Maret 2026 dengan 21.507 penumpang.

Seorang calon penumpang melintas di Terminal Keberangkatan Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. Manajemen Bandara SAMS menyebut ada kenaikan penumpang sebesar 0,8 persen pada periode lebaran tahun ini. (Foto : Istimewa)

BALIKPAPAN – General Manager Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar, menyatakan bahwa tren arus balik Lebaran 2026 di gerbang udara Kalimantan Timur tersebut mulai melandai.

Berdasarkan data posko angkutan udara, puncak arus balik telah terjadi pada Sabtu (28/3/2026). Pada hari tersebut, tercatat sebanyak 21.507 penumpang melakukan perjalanan, baik yang datang maupun berangkat melalui Bandara SAMS Sepinggan.

“Dominasi penumpang tetap pada arus kedatangan menuju Balikpapan. Berdasarkan pantauan pada aplikasi, kami memprediksi akan ada peningkatan arus balik susulan setidaknya pada tanggal 4 hingga 5 April mendatang,” ujar Iwan, Senin (30/3/2026).

Pertumbuhan Penumpang Lampaui Masa Pra-Pandemi

Secara akumulatif, total pergerakan penumpang selama periode Lebaran tahun ini mencapai 290.092 orang. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 0,8 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Menariknya, jika dikomparasikan dengan data tahun 2019 atau sebelum masa pandemi Covid-19, terdapat kenaikan signifikan sebesar 8,5 persen. Untuk mengakomodasi tingginya permintaan, pihak bandara mencatat adanya 194 penerbangan tambahan (extra flight) yang tersebar merata di seluruh maskapai.

Operasional Lancar Meski Terkendala Cuaca

Terkait aspek operasional dari H-7 hingga H+7, Iwan memastikan seluruh layanan berjalan lancar tanpa gangguan keamanan yang berarti. Meskipun terdapat beberapa insiden pesawat yang harus dialihkan (divert) atau menunggu di udara (holding), hal tersebut murni karena prosedur keselamatan akibat faktor cuaca.

“Cuaca buruk tidak terlalu berpengaruh besar, namun prosedur keselamatan tetap menjadi prioritas. Jika jarak pandang dinilai belum aman, penerbangan akan ditunda atau dialihkan. Sejauh ini tidak ada kendala berarti, keterlambatan (delay) pun tidak berlangsung lama,” tambahnya.

Adapun lima destinasi utama dengan trafik tertinggi dari Balikpapan selama masa mudik ini adalah Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta), Juanda (Surabaya), Sultan Hasanuddin (Makassar), Tarakan, dan Yogyakarta.

Meski posko angkutan Lebaran resmi ditutup, manajemen Bandara SAMS Sepinggan berkomitmen untuk terus memastikan layanan prima bagi seluruh pengguna jasa bandara hingga masa libur panjang benar-benar berakhir.

Picture of Alfian
Alfian
Jurnalis ProPublika.id. Menulis berbagai hal mengenai kriminal, ekonomi, olahraga, dan lingkungan.
Bagikan
Berikan Komentar