Pariwara
Pariwara

Gerindra Soroti Penurunan APBD 2026 dan Desak Optimalisasi Program Prioritas di Kaltim

Gerindra menilai penurunan APBD 2026 dipicu oleh berkurangnya Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.

Pariwara

Golkar Soroti Penurunan Drastis Dana Transfer dan Desak Penetapan Prioritas Ketat dalam RAPBD Kaltim 2026

Golkar menyampaikan keprihatinan dan meminta pemerintah provinsi bersama DPRD menetapkan skala prioritas yang lebih ketat.

Pariwara

Belanja Pegawai Membengkak, TKD Turun: PDIP Desak Penataan RAPBD Kaltim 2026

PDIP meminta Pemerintah Provinsi menata ulang komposisi anggaran agar lebih berpihak kepada masyarakat melalui program-program pro rakyat.

Pariwara

Golkar Minta Penguatan Fondasi Pembangunan dan Keselarasan RKPD dalam Penyusunan RAPBD Kaltim 2026

Fraksi menilai pemerintah perlu mengevaluasi kembali dokumen RKPD 2026 agar selaras dengan kondisi faktual pendapatan daerah.

Pariwara

Gerindra Kritik Penurunan Pendapatan Daerah dan Minta Optimalisasi PAD dalam RAPBD Kaltim 2026

pendapatan daerah 2026 diproyeksikan sebesar Rp14,25 triliun, atau turun Rp4,89 triliun dari capaian 2025 yang mencapai Rp19,14 triliun.

Pariwara

DPRD Kaltim Tegaskan Pendidikan Tetap Jadi Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal Daerah

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Makmur HAPK, mengingatkan pendidikan berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas SDM.

Pariwara

Firnadi Ikhsan Nilai Aksi Tolak Pemangkasan TKD dan DBH sebagai Bentuk Kepedulian Masyarakat

Dengan pola belanja APBD sekitar Rp21 triliun, pengurangan hingga Rp6 triliun akan membuat sejumlah program tidak bisa berjalan.

Pariwara

DPRD Kaltim Siap Tindaklanjuti Usulan Kemenag Soal Penambahan dan Insentif Pengawas Madrasah

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan: persoalan Kemenag adalah ketidakseimbangan jumlah pengawas dan madrasah yang diawasi

Pariwara

BK DPRD Kaltim Perkuat Mekanisme Etik dan Respons Cepat Kasus Anggota Dewan

BK bergerak cepat menangani laporan terkait anggota berinisial AG melalui jalur mediasi.

Pariwara

Minimnya Tenaga Gizi Hambat Upaya Penurunan Stunting di Kaltim

BPS Kaltim 2024 mencatat, hanya 503 tenaga gizi yang melayani 4,05 juta penduduk, jauh di bawah standar nasional.