
Arsip esai sastra yang ditulis penyair Afrizal Malna. Terbit pertama kali di Kompas Minggu, 22-12-1991 halaman: 010.


Arsip esai sastra yang ditulis penyair Afrizal Malna. Terbit pertama kali di Kompas Minggu, 22-12-1991 halaman: 010.

Esai ini, sesuai arsip dan naskah aslinya, ditulis oleh M Tasijawa. Diyakini pseudonim Pramoedya Ananta Toer.

Esai Arief Budiman tahun 1989 soal tindakan represif negara terhadap mahasiswa. Dari pelarangan buku sampai pemenjaraan.

Pada 30 September 2003, Arief Budiman mengulas persoalan 1965 di Indonesia, mengaitkannya dengan yang terjadi di Cile dan posisi Amerika.

Bagaimana pemerintah semestinya menjalankan laku? Esai tahun 1973 Mahbub Djunaidi ini agaknya masih relevan sampai kini.

Tulisan Daniel Dhakidae tentang Pramoedya Ananta Toer di Kompas pada Selasa, 24 Mei 1994, halaman 4. Arsip untuk mengenang seabad Pramoedya.

Esai Daniel Dhakidae yang terbit di Kompas, Senin, 23 Mei 1994 pada halaman 4. Arsip untuk mengenang Pramoedya Ananta Toer.

Arsip tulisan Pramoedya Ananta Toer. Terbit di Madjalah Kebudajaan, Agustus 1952 – No 8 Tahun III – Halaman 14-17. Mengenang seabad Pram.

Bagian ketiga pidato Pramoedya Ananta Toer di Fakultas Sastra UI pada 5 Desember 1954. Arsip untuk mengenang 100 tahun Pramoedya.

Pidato Pramoedya Ananta Toer di Fakultas Sastra Universitas Indonesia pada 5 Desember 1954. Arsip untuk mengenang 100 tahun Pramoedya.